Mengenal Lebih Dekat Kegiatan CKG Puskesmas Salawu di MTs Al-Hidayah
- Diposting oleh : MTS AL-HIDAYAH SALAWU
- pada tanggal : November 02, 2026
Program CKG ini bukan sekadar pemeriksaan fisik biasa. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah deteksi dini, edukasi, sekaligus proteksi kesehatan agar para siswa dapat menjalani masa remaja dengan sehat, aktif, dan berprestasi.
Mengapa CKG Penting untuk Remaja MTs?
Banyak yang mengira bahwa pemeriksaan kesehatan hanya diperlukan saat tubuh terasa sakit. Padahal, bagi remaja madrasah usia 12 hingga 15 tahun, banyak kondisi kesehatan yang tidak menampakkan gejala luar secara langsung.
Sebagai contoh, masalah kurang darah (anemia), penurunan daya penglihatan, hingga postur tubuh yang kurang seimbang akibat kebiasaan duduk yang salah, sering kali baru disadari setelah mengganggu konsentrasi belajar. Melalui CKG, Puskesmas Salawu hadir secara proaktif menyapa langsung para siswa di lingkungan madrasah agar setiap potensi gangguan kesehatan bisa ditangani secepat mungkin.
Rangkaian Pemeriksaan CKG di MTs Al-Hidayah
Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh dan bertahap oleh petugas Puskesmas Salawu dengan pendampingan pihak sekolah. Berikut adalah beberapa poin utama pemeriksaan yang dijalani oleh siswa kelas 7, 8, dan 9:
Jenis Pemeriksaan | Parameter yang Diukur | Manfaat bagi Siswa |
Pemeriksaan Antropometri | Tinggi badan, berat badan, dan lingkar lengan/pinggang. | Mengetahui status gizi (apakah berat badan ideal, kurang, atau berisiko obesitas). |
Skrining Indera (Mata & Telinga) | Ketajaman penglihatan dan kebersihan saluran telinga. | Memastikan siswa dapat membaca papan tulis dan mendengarkan penjelasan guru dengan jelas. |
Kesehatan Gigi dan Mulut | Kebersihan karang gigi, gigi berlubang (karies), dan gusi. | Mencegah rasa sakit yang berisiko mengganggu kehadiran dan konsentrasi sekolah. |
Skrining Anemia (Khusus Remaja Putri) | Pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb). | Menghindari kondisi 5L (Lelah, Letih, Lesu, Layu, Lunglai) akibat kekurangdarahan. |
Skrining Perilaku & Jiwa Remaja | Kuesioner kesehatan mental sederhana. | Membantu siswa dalam mengelola stres belajar dan adaptasi sosial di sekolah. |
Pentingnya Skrining Anemia dan Tablet Tambah Darah
Salah satu fokus utama Puskesmas Salawu pada jenjang usia MTs ini adalah pencegahan anemia, khususnya bagi siswa perempuan. Saat memasuki usia remaja, siswi mulai mengalami siklus menstruasi bulanan, yang membuat kebutuhan akan zat besi meningkat pesat.
Jika kadar hemoglobin rendah, pasokan oksigen ke otak dan seluruh tubuh menjadi tidak maksimal. Akibatnya, siswa mudah mengantuk saat pelajaran, sulit berkonsentrasi saat menghafal, dan daya tahan tubuhnya menurun. Melalui kegiatan CKG ini, tim medis tidak hanya mengukur kadar darah tetapi juga mendistribusikan Tablet Tambah Darah (TTD) serta mengedukasi cara minum TTD yang benar bersama air putih.
Tips Menjaga Pola Hidup Sehat Pasca CKG
Pemeriksaan dari Puskesmas Salawu merupakan langkah awal. Keberhasilan menjaga kesehatan seutuhnya berada di tangan para siswa sendiri melalui kebiasaan sehari-hari.
- Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang: Perbanyak makan sayur, buah, serta protein (telur, ikan, tahu, tempe) daripada jajanan instan atau minuman tinggi gula.
- Cukupi Kebutuhan Air Putih: Minum minimal 8 gelas atau 2 liter air putih per hari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
- Batasi Screen Time dan Istirahat Cukup: Hindari penggunaan gawai hingga larut malam. Tidur cukup selama 8–9 jam setiap malam sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh serta ketajaman mata.
- Menjaga Kebersihan Diri: Rajin mencuci tangan dengan sabun, menggosok gigi minimal dua kali sehari (setelah sarapan dan sebelum tidur), serta menjaga kebersihan lingkungan madrasah.
Sinergi Bersama untuk Generasi Sehat dan Berprestasi
Kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh UPTD Puskesmas Salawu di MTs Al-Hidayah menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kualitas kesehatan generasi muda. Dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang jernih, para siswa kelas 7, 8, dan 9 dapat belajar lebih semangat, mengukir prestasi terbaik, serta menyongsong masa depan yang cerah.
Mari jadikan momentum CKG ini sebagai langkah awal untuk terus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) setiap hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah!
